Scroll untuk lanjut membaca
Terkini

Sudais Kecam Dugaan Serangan Drone Houthi ke Arah Makkah

Sheikh Abdul Rahman Al Sudais. Foto: timelinedaily.com

Inikabar.co.id – Ketua Urusan Keagamaan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Abdul Rahman Al-Sudais, mengecam dugaan upaya serangan drone kelompok Houthi dari Yaman yang disebut mengarah ke wilayah Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi.

Kecaman tersebut disampaikan Sudais melalui pernyataan yang diunggah di situs resminya, setelah Juru Bicara Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, menyatakan bahwa pihaknya telah mencegat sebuah drone Houthi di wilayah selatan Makkah pada Selasa (15/9) malam.

Menurut Al-Malki, drone tersebut berhasil dihancurkan sebelum memasuki wilayah udara terlarang di sekitar Kota Suci Makkah.

Sudais menegaskan, upaya penargetan tempat suci bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan serta hukum internasional. Ia juga menyerukan agar umat Islam memperkuat persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh rumor atau provokasi.

“Tempat-tempat suci memiliki kesucian dan kedudukan yang sangat besar di hati umat Islam. Allah telah mengagungkan kesuciannya, dan syariat melarang agresi,” kata Sudais.

Imam dan khatib Masjidil Haram tersebut juga mengutip Surah Al-Baqarah ayat 190 serta sejumlah ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW yang berkaitan dengan larangan melakukan tindakan melampaui batas.

Houthi Bantah Mengancam Makkah

Sementara itu, kelompok Houthi atau Ansar Allah membantah tuduhan bahwa pihaknya mengarahkan serangan ke Makkah atau tempat-tempat suci lainnya.

“Kami secara tegas membantah adanya ancaman dari Yaman terhadap Kota Makkah maupun situs suci lainnya,” ujar sumber militer Houthi sebagaimana dilaporkan kantor berita Saba melalui Sputnik.

Pihak Houthi menyebut tuduhan tersebut sebagai rekayasa dan disinformasi.

Sebelumnya, Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat Arab Saudi mengeluarkan peringatan bahaya untuk sejumlah wilayah, termasuk Makkah dan Jeddah, pada Selasa.

Sejumlah jemaah di Masjidil Haram dilaporkan menerima peringatan tersebut melalui sistem siaran ke perangkat telepon seluler. Peringatan kemudian dicabut setelah kondisi yang menjadi dasar pemberitahuan tersebut dinyatakan berakhir.

Tidak lama setelah itu, Al-Malki kembali menyampaikan bahwa sistem pertahanan Arab Saudi telah mencegat dan menghancurkan drone Houthi sebelum memasuki wilayah udara Makkah.

Dugaan upaya serangan tersebut kemudian mendapat kecaman dari sejumlah pihak, termasuk Qatar, Uni Emirat Arab, dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *