Mengapa Transisi Energi Terbarukan Tidak Boleh Ditunda Lagi
Selama satu dekade terakhir, wacana transisi energi terbarukan terus digaungkan, namun realisasinya berjalan lambat. Ketergantungan pada batu bara dan minyak bumi masih mendominasi bauran energi nasional, padahal potensi energi surya dan angin di negeri ini tergolong sangat besar.
Persoalannya bukan pada ketersediaan teknologi, melainkan pada keberanian politik untuk mengambil keputusan yang tidak populer di jangka pendek demi keberlanjutan jangka panjang. Subsidi energi fosil yang masih besar setiap tahunnya semestinya mulai dialihkan secara bertahap ke pengembangan infrastruktur energi bersih.
Jika transisi ini terus ditunda, generasi mendatang yang akan menanggung akibatnya – baik dari sisi lingkungan maupun daya saing ekonomi di tengah dunia yang semakin serius mengurangi emisi karbon.